Presiden Prabowo: Pencak Silat adalah Jati Diri Bangsa, Membentuk Karakter dan Jiwa Kesatria Indonesia

- Editorial Team

Sabtu, 11 April 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga, melainkan cerminan jati diri dan karakter bangsa Indonesia. Hal tersebut disampaikan dalam sambutannya pada Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (11/04/2026).

Menurut Presiden, pencak silat merupakan bagian tak terpisahkan dari budaya bangsa yang mengandung nilai-nilai luhur, seperti keberanian, kehormatan, kerendahan hati, serta komitmen untuk membela kebenaran dan keadilan.

“Pencak silat itu bagian dari budaya kita dan pencak silat itu bagian daripada ilmu kesatria,” ujar Presiden.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Prabowo menekankan bahwa seorang pendekar tidak hanya dituntut kuat secara fisik, tetapi juga memiliki kekuatan jiwa, akhlak, dan keimanan. Ia mengingatkan bahwa semakin tinggi ilmu seseorang, semakin besar pula tuntutan untuk bersikap rendah hati.

Baca juga:  Mantan Pacar Jadi Pelaku, Polisi Tangkap Pria Kasus Curas di Natar

“Ajaran guru-guru kita semakin berisi, semakin menunduk. Ilmu kita adalah demikian. Kerendahan hati, bukan kerendahan diri. Kita hormat, sopan, santun, itu adalah budaya kita. Kesatria, pendekar, selalu membela kebenaran, selalu membela yang lemah, selalu membela yang tertindas, selalu membela keadilan, selalu membela kebenaran,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyoroti pentingnya kebanggaan terhadap budaya sendiri di tengah arus globalisasi. Ia mencontohkan bahwa ia selalu bangga menggunakan pakaian-pakaian dari berbagai daerah dalam acara kebangsaan.

Baca juga:  Biro SDMA DPR RI Sosialisasikan MFA Perkuat Keamanan e-Kinerja ASN

“Kita bangga pakai teluk belanga, kita bangga pakai kopiah, kita bangga pakai sarung, kita bangga pakai songket. Ini budaya kita. Kau lihat sudah berapa Presiden, sebelum saya Presiden Jokowi, saya. Tiap hari kebangsaan kita pakai pakaian kita sendiri dari macam-macam daerah. Mungkin bulan ini atau tahun ini kita pakai dari daerah ini, kita gantian. Kita bangga dengan budaya kita sendiri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Presiden mengingatkan bahwa bangsa Indonesia tidak boleh kehilangan jati diri atau merasa inferior terhadap budaya asing. Sebagai bangsa yang selalu menghormati semua negara dan bangsa, Presiden juga mengingatkan agar tidak melupakan penghormatan pada bangsa sendiri.

Baca juga:  Gerak Cepat Puskesmas Gading Rejo dan Aparatur Desa Wonodadi Utara hadapi situasi pancaroba dengan Fogging membasmi jentik nyamuk.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati, bangsa yang menghormati budaya sendiri. Bangsa yang menghormati orang tuanya, leluhurnya,” tegasnya.

Dalam kaitan tersebut, Presiden Prabowo menilai bahwa peran IPSI sangat strategis dalam menjaga dan melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus sarana pembentukan karakter bangsa. Ia pun mengapresiasi konsistensi IPSI dalam mempertahankan nilai-nilai tersebut selama ini.

Presiden Prabowo mengajak seluruh insan pencak silat untuk terus menjaga kemurnian ajaran, memperkuat karakter bangsa, serta menanamkan kebanggaan terhadap budaya Indonesia di tengah perubahan zaman.(*)

 

 

Sumber : (BPMI Setpres)

Berita Terkait

Dugaan Pengalihan Pengelolaan Dana Revitalisasi Sekolah di Pesawaran Bergulir, Mahmuddin Minta Aparat Penegak Hukum Turun Tangan.
Satgas Pamtas Mobile Yonif 9 Marinir Dibawah Satgas Koops TNI Habema Dikabarkan Terlibat Kontak Tembak di Maybrat, Tumpas Tokoh Utama OPM Kodap IV Sorong Raya. 
Sidak SPBU di Lampung, Stok Pertalite dan Biosolar Dipastikan Aman
Pasokan Pertalite dan Biosolar Menuju Kota Metro, Pertamina Pastikan Stok Tak Terputus
Cetak Generasi Unggul dan Berkarakter, UKM PIК-M-SAHABAT UIN Raden Intan Lampung Gelar Pelatihan Pendidik dan Konselor Sebaya.
Keributan Kejuaraan Karate di GOR Siger Way Halim Berujung Laporan Polisi, Perkara Masuk Tahap Penyidikan.
Bandar Lampung Masuk Peringkat 395 Kota Dunia dalam Global Cities Index 2026
Puteri Komarudin Dorong Percepatan Penyusunan Rencana Induk Pelindungan Pantura

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:58 WIB

Dukung Pembangunan Rumah Ibadah, Ketua DPRD Lampung Selatan Salurkan Bantuan untuk Masjid Taqwa Natar

Senin, 28 September 2026 - 14:59 WIB

SPPG Tanjung Ratu Ambil Bahan MBG Ikan Lele dari BUMDes Suka Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 08:24 WIB

SOBAT Rayakan Anniversary ke-6 di Dragon Waterpark Lampung Selatan, Pererat Persaudaraan Pecinta Adventure Trail

Rabu, 9 September 2026 - 06:50 WIB

Peduli Dampak Debu Vulkanik, SPPG 02 Tanjungan dan SPPG Trans Tanjungan Bagikan Masker dan Makanan kepada Warga

Senin, 7 September 2026 - 13:03 WIB

PMI Lampung Selatan Bergerak Berikan Masker Kepada Masyarakat Pulau Sebesi dan Wilayah Sekitarnya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:37 WIB

Peduli Warga Tertimpa Musibah, Bantuan Ketua DPRD Lampung Selatan Erma Yusneli Disalurkan kepada Korban Rumah Roboh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:48 WIB

Ketua DPC PWRI Lampung Selatan Sampaikan Dirgahayu ke 81 : Pers Memiliki Tanggung Jawab Moral untuk Ikut Menjaga Persatuan Bangsa

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Dinas Koperasi dan UKM Lampung Selatan Bersama HIPMI dan SPPG Kunjungi UMKM Petani Sayuran di Way Kalam

Berita Terbaru