Naturalisasi Sembilan Atlet Disetujui DPR RI, Wamenpora Taufik: Perkuat Kedalaman Skuad Timnas

- Editorial Team

Selasa, 26 Agustus 2025 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) RI Taufik Hidayat mewakili Menpora Dito Ariotedjo menghadiri Rapat Kerja (Raker) secara berurutan dengan Komisi XIII di Gedung Nusantara II dan Komisi X DPR RI di Gedung Nusantara I, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (26/8) pagi.

Agenda raker yaitu Permohonan Pertimbangan Pemberian Kewarganegaraan RI kepada sembilan atlet. Mereka adalah dua atlet sepak bola putra Mauro Nils Zijlstra dan Miliano Jonathans; tiga atlet sepak bola putri Isabel Corian Kopp, Isabelle Notet, dan Pauline Jeanette van de Pol; serta empat atlet hoki es meliputi Savelii Mochanov, Evgenii Nurislamov, Artem Bezrukov, dan Adel Khabibullin.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan anggota Komisi DPR RI yang telah memberikan perhatian besar terhadap berbagai program keolahragaan yang dilakukan demi tercapai prestasi yang membanggakan di tingkat internasional,” ucap Wamenpora Taufik mengawali pemaparannya.

Wamenpora membeberkan pertimbangan-pertimbangan dalam memberikan rekomendasi naturalisasi terhadap para atlet tersebut. Untuk para atlet sepak bola, pertimbangan diberikan atas keinginan masing-masing atlet karena dibutuhkan untuk memperkuat Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Indonesia dalam mencapai target jangka pendek maupun jangka panjang.

“Selain itu, untuk memperkuat kedalaman skuad timnas, mereka dibutuhkan untuk transfer knowledge atau melengkapi kemampuan pesepak bola lokal, baik untuk kepentingan Tim Nasional Sepak Bola maupun liga profesional,” terang Wamenpora Taufik.

Senada, pertimbangan untuk para atlet hoki es yaitu keinginan masing-masing atlet karena dibutuhkan memperkuat Timnas Hoki Es Indonesia dalam mencapai target jangka pendek dan jangka panjang. Dengan target jangka pendek yaitu memperkuat Timnas Indonesia dalam meraih medali di SEA Games 2025, 2027, dan 2029, serta meningkatkan ketahanan tim dalam World Championship Divisi IV dengan target promosi ke Divisi III.

Baca juga:  Pemerintah Perkuat Ekonomi dan Sosial melalui Sektor Pariwisata

“Naturalisasi atlet hoki es adalah bentuk kerja sama yang dijalin antar dua negara, yakni Indonesia dan Rusia dalam mengembangkan olahraga dimaksud di Indonesia. Serta bentuk komitmen yang dijalin atas hasil memorandum saling pengertian yang ditandatangani pada 19 Juni 2025 di Saint Petersburgh, Rusia,” jelas Wamenpora Taufik.

Setelah mendengar pemaparan Pemerintah yang meliputi Kemenpora, Kementerian Hukum, PSSI, dan Federasi Hoki Es Indonesia (FHEI), baik Komisi XIII dan Komisi X DPR RI menyetujui rekomendasi pemberian kewarganegaraan RI kepada para atlet tersebut.

Baca juga:  Menpora Erick Apresiasi Arena Selatan Championship Jadi Solusi Mengurangi Tawuran Antarpelajar

“Komisi XIII DPR RI mengapresiasi Pemerintah yang telah melakukan upaya yang berkaitan dengan penyelidikan dan penelitian untuk memenuhi persyaratan naturalisasi pemain sepak bola dan hoki es,” tutur Ketua Komisi XIII Willy Aditya.

Sementara Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian menyatakan hasil raker ini akan disampaikan kepada rapat paripurna DPR RI di hari yang sama untuk diambil keputusan.

“Komisi X DPR RI, Pemerintah, PSSI, dan Federasi Hoki Es Indonesia sepakat bahwa penetapan kewarganegaraan RI dilakukan oleh instansi berwenang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Hetifah dalam raker yang turut dihadiri Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir ini.(*)

 

 

Sumber : Kemenpora RI

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Pengalaman Demokrasi India Menjadi Inspirasi Penting bagi Indonesia
Dugaan Dampak Tailing Freeport, Komisi IV Sepakati Pembentukan Tim
Desil Berubah, Bansos Hilang: Legislator Minta BPS Benahi Mekanisme Pembaruan Data
Diduga Tumpang Tindih Kepemilikan, Minim Pengawasan, dan Tak Transparan, Pengelolaan Dapur MBG Di Pasir Ukir Jadi Sorotan publik. 
Presiden Lukashenko Tekankan Komitmen Belarus Dukung Penguatan Kerja Sama dengan Indonesia
GRIB Jaya Desak Pemkab Pringsewu Evaluasi Dugaan Penonaktifan 62 Ribu Kepesertaan BPJS Kesehatan.
Presiden Prabowo Sambut Kunjungan Kenegaraan Presiden Belarus Aleksandr Lukashenko di Istana Merdeka
Enam Pesan Presiden Prabowo kepada Polri: Jaga Kepercayaan Rakyat hingga Tegakkan Hukum dengan Adil

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:32 WIB

Bupati Tubaba Terima Audiensi Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Perkuat Sinergi Pengembangan SDM

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:06 WIB

Rapat Paripurna DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Tubaba Apresiasi Sinergi Eksekutif dan Legislatif

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:18 WIB

Sekda Tubaba Pimpin Rakor Usulan TKD 2027, Tekankan Kesiapan Perencanaan dan Kelengkapan Data

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:26 WIB

Tekan Inflasi, Pemkab Tubaba Gelar Penetrasi Pasar dan Operasi Pasar Murah di Panaragan Jaya

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:51 WIB

Terapkan Smart Farming Cabai, Tubaba Perkuat Ketahanan Pangan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:58 WIB

Gandeng Kejari, Pemkab Tubaba Perkuat Benteng Hukum di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:38 WIB

Dinas Damkarmat Tubaba Evakuasi Buaya dari Tiyuh Wonokerto

Senin, 8 Juni 2026 - 10:14 WIB

PEMKAB TUBABA DAN KEJAKSAAN PERKUAT SINERGI, PEMULIHAN KEUANGAN DAERAH CAPAI Rp8,62 MILIAR

Berita Terbaru