Aktivitas Gunung Anak Krakatau Terpantau

- Editorial Team

Jumat, 13 Juni 2025 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Lampung Selatan (GPS)  – Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang terletak di Lampung Selatan, Lampung, mengalami peningkatan pada periode pengamatan 12 Juni 2025. Gunungapi yang berada di ketinggian 157 meter di atas permukaan laut ini terpantau masih dalam status Waspada (Level II), dengan kegempaan terus-menerus dan cuaca yang mendukung potensi pergerakan. Warga, wisatawan, dan pendaki diminta untuk tetap berhati-hati dan menghindari kawasan rawan di sekitar gunung.

Pada hari Kamis, 12 Juni 2025, pengamatan gunungapi Anak Krakatau mencatatkan tremor terus-menerus dengan amplitudo dominan 2 mm, yang mengindikasikan adanya aktivitas vulkanik yang cukup signifikan. Cuaca di sekitar gunung dilaporkan berawan, mendung, dan hujan, dengan angin bertiup lemah ke arah barat daya.

Baca juga:  A. Benny Raharjo, SH. Melaksanakan Tasyakuran Usai Pelantikan Sebagai Anggota DPRD Lampung Selatan.

Ketinggian suhu udara berkisar antara 23,8 hingga 30,7°C, dengan kelembaban udara mencapai 98%. Visual pengamatan menunjukkan kabut ringan hingga sedang, namun asap kawah tidak teramati. Meski ombak laut terpantau sedang, potensi bahaya di sekitar gunung tetap harus diwaspadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 Sebagai langkah antisipasi, pihak berwenang, termasuk Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau, mengimbau agar masyarakat tidak mendekati gunung atau melakukan aktivitas dalam radius 2 km dari kawah aktif.

Pemerintah setempat bersama dengan aparat kepolisian juga melakukan pemantauan dan patroli di sekitar kawasan rawan bahaya untuk memastikan tidak ada wisatawan atau pendaki yang melanggar zona aman.

Baca juga:  Babak Baru Persiapan DOB Kabupaten Lampung Selatan

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan informasi yang cepat dan akurat kepada masyarakat,” ujar Aipda Andri, Bhabinkamtibmas setempat.

 Anggi Nuryo Saputro, penyusun laporan pengamatan gunungapi dari Badan Geologi PVMBG, menyatakan, “Meskipun aktivitas gunung tidak menunjukkan letusan besar, tremor yang terekam menunjukkan adanya potensi pergerakan yang harus diwaspadai. Kami merekomendasikan untuk tidak beraktivitas dalam jarak 2 km dari kawah aktif untuk menghindari potensi bahaya.”

 Dengan peningkatan aktivitas vulkanik ini, masyarakat di sekitar Gunung Anak Krakatau diimbau untuk selalu mengikuti informasi dan rekomendasi dari pihak berwenang. “Kewaspadaan adalah kunci utama untuk menjaga keselamatan. Jangan ragu untuk melaporkan jika menemukan aktivitas yang mencurigakan di sekitar kawasan rawan gunungapi,” ajak Anggi.

Baca juga:  Polres Lampung Selatan Gelar Penandatanganan Pakta Integritas

Selain itu, pengunjung atau wisatawan diharap untuk tidak mendekat ke kawasan gunung yang masih aktif dan patuhi protokol keselamatan yang ada demi perlindungan diri dan orang lain.

 Demi keselamatan bersama, mari bersama-sama menjaga ketertiban dan mengikuti setiap perkembangan informasi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau. Pastikan untuk selalu mematuhi imbauan dari pihak berwenang demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.(*)

 

 

 

Sumber : Humas Polres Lampung Selatan

Berita Terkait

Penganiayaan Berujung Maut di Bakauheni, Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam
PS-08 Terus Bergerak di Lampung Selatan Dari Desa Untuk Negara
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian di Bakauheni, Sejumlah Handphone Korban Diamankan
Mantan Pacar Jadi Pelaku, Polisi Tangkap Pria Kasus Curas di Natar
DPO Kasus Curanmor Dibekuk Saat Hendak Kabur, Polisi Sekat Jalur di Candipuro
Polres Lampung Selatan Terapkan Sistem Penundaan (Delay System) di Sejumlah Buffer Zone Bakauheni
Dekopind Lampung Selatan Bersama Yayasan Bhakti Bela Negara Launching Benih Padi Organik PS-08 
Gelapkan Motor Kerabat, Pria di Lampung Selatan Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:48 WIB

Manager Heaven Bantah Tuduhan Penganiayaan, Sebut Pelapor Benturkan Kepala Sendiri di Polsek

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:57 WIB

Polisi Bekuk Anggota Komplotan Curanmor Spesialis Hotel dan Kos di Bandar Lampung

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:58 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Kalapas Narkotika Bandar Lampung Pimpin Razia Blok Hunian.

Sabtu, 23 Mei 2026 - 03:58 WIB

Diduga Proyek Talud Drainase di Jalan Soekarno-Hatta Srengsem Tidak Sesuai Spesifikasi, Warga Soroti Kualitas Pekerjaan.

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:50 WIB

Aksi Bajing Loncat di Teluk Ambon Panjang, 1 Pelaku Ditangkap-3 Lainnya Diburu

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:54 WIB

Penyaluran Bantuan Beras Kepada Masyarakat Bandar Lampung

Kamis, 21 Mei 2026 - 04:03 WIB

Diduga Tanpa Plang Proyek, Pembangunan Talud di Jalan Nasional Srengsem Tuai Sorotan.

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:24 WIB

Wali Kota Eva Dwiana Sambut Kunjungan Mahasiswa Dan Civitas Akademika Unhan RI

Berita Terbaru