Geger, Warga Sukoharjo Pringsewu Temukan Jasad Seorang Pria di Rumahnya Sendiri

- Editorial Team

Rabu, 18 Desember 2024 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com |Pringsewu (GPS)– Warga Pekon Sukoharjo, Kecamatan Sukoharjo 1, Kabupaten Pringsewu, digemparkan oleh penemuan jasad seorang pria bernama Wawan Setiawan (50) di rumahnya pada Selasa (17/12/2024) malam sewkira pukul 19.00 WIB. Penemuan ini mengejutkan warga lantaran jasad korban sudah dalam kondisi nyaris membusuk.

Kapolsek Sukoharjo, IPTU Riyadi mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra, menjelaskan bahwa penemuan ini bermula dari kecurigaan warga yang mencium bau busuk menyengat di sekitar rumah korban. Setelah menelusuri sumber bau, warga menyadari bahwa aroma tersebut berasal dari dalam rumah Wawan. Karena pintu rumah terkunci rapat, warga akhirnya memutuskan untuk mendobrak pintu.

Baca juga:  ASN dan Kepala Pekon SeKabupaten Pringsewu Gelar Aksi Dukung Kapolres, Janggal dan Picu Pertanyaan Publik?.

Setelah berhasil masuk, mereka terkejut menemukan Wawan dalam kondisi tergeletak terlentang di kamar tidur. Jasadnya sudah membengkak, berwarna kehitaman, dan mengeluarkan bau tak sedap. Penemuan ini membuat suasana sekitar rumah korban menjadi heboh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada kerabat korban, perangkat pekon, serta pihak kepolisian. Aparat Polsek Sukoharjo berkoordinasi dengan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Pringsewu dan tenaga medis dari Puskesmas Sukoharjo untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta identifikasi.

Baca juga:  Sempat Tinggalkan Pesan untuk Keluarga, IRT Ditemukan Meninggal Dunia

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan kondisi jasad, polisi memperkirakan korban telah meninggal dunia selama 3–4 hari sebelum ditemukan. Dugaan sementara, kematian korban disebabkan oleh penyakit yang dideritanya, bukan karena tindak kriminal.

“Keterangan dari pihak keluarga menyebutkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit asam lambung dan sakit gigi yang kerap kambuh,” jelas IPTU Riyadi.

Keluarga Wawan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan proses otopsi. Jenazah korban pun diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

Baca juga:  Polisi Ringkus Pria Ambarawa, Diduga Gelapkan Motor Teman Sendiri

Kapolsek Sukoharjo mengapresiasi kepedulian warga yang sigap melaporkan kejadian tersebut. Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama bagi warga yang tinggal sendiri, guna mencegah hal serupa terulang di masa depan.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian warga. Mari kita saling menjaga dan peduli dengan tetangga, terutama mereka yang hidup sendiri,” pungkas Kapolsek.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya solidaritas dan perhatian terhadap sesama di lingkungan sekitar. (*)

Berita Terkait

RSUD Pringsewu Canangkan Zona Integritas, Perkuat Komitmen Pelayanan Publik yang Bersih dan Profesional
LBH Ansor Pringsewu Datangi Sekolah Terkait Dugaan Perundungan, Tegaskan Akan Kawal Keadilan dan Pemulihan Korban Hingga Tuntas.
Pemkab Pringsewu dan Kemensos RI Salurkan Bantuan Atensi Tahun 2026 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Pringsewu Gelar Seminar Nasional Keayahan, Dorong Peran Ayah dalam Penguatan Ketahanan Keluarga
Pemkab Pringsewu Launching Gerakan Pilah Sampah dari Rumah dan Bank Sampah Induk Pringsewu Resik
Bupati Pringsewu Dampingi Staf Khusus Menteri Koperasi RI Tinjau Sentra MOCAF, Perkuat Pangan Lokal dan Kesejahteraan Petani
Polisi Intai Jalur Narkoba di Pringsewu, Dua Pria Pembawa Sabu 51 Gram Tertangkap
Bupati Pringsewu Hadiri Sosialisasi Pembangunan SPAM IKK Way Sepagasan yang Digelar Balai Besar

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:54 WIB

Evita Nursanty: Ekspor Satu Pintu Harus Perkuat Hilirisasi dan Kemandirian Industri Nasional

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:34 WIB

SAATNYA INDONESIA BERDIKARI; RAKYAT HARUS DUKUNG KEBIJAKAN PRESIDEN PRABOWO DEMI MASA DEPAN Bangsa.

Senin, 15 Juni 2026 - 11:37 WIB

Dari Kemitraan Strategis hingga IEU-CEPA, Presiden Steinmeier Optimistis Masa Depan Hubungan Indonesia–Jerman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:32 WIB

KAI dan Kemenhub Harus Evaluasi Menyeluruh Perlintasan Sebidang Kereta Api

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

LBH Ansor Pringsewu Datangi Sekolah Terkait Dugaan Perundungan, Tegaskan Akan Kawal Keadilan dan Pemulihan Korban Hingga Tuntas.

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:10 WIB

Menpora Erick Imbau Para Kepala Daerah Adakan Nobar Piala Dunia 2026 Gratis Untuk Hibur Masyarakat dan Gerakkan Roda Perekonomian

Kamis, 11 Juni 2026 - 22:55 WIB

Munas HIPMI di Bandar Lampung Diwarnai Kekhawatiran Isu Keamanan, Sejumlah Ormas Serukan Kondusivitas.

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:18 WIB

Purbaya, Anak Negeri yang Berusaha Memperbaiki Negeri

Berita Terbaru