Usai Bongkar Gudang BBM Oplosan, Polisi Kini Buru Jejak Jaringan Lain di Pringsewu

- Editorial Team

Rabu, 15 April 2026 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Pringsewu (GPS) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pringsewu terus mendalami dugaan praktik penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang terjadi di wilayah hukumnya. Penyelidikan dilakukan secara intensif menyusul adanya informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan penimbunan hingga pengoplosan BBM.

Terbaru, tim Satreskrim yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Iptu Rosali melakukan penyisiran di sejumlah titik yang berada di wilayah Kecamatan Pringsewu. Lokasi-lokasi tersebut sebelumnya diduga menjadi tempat aktivitas ilegal terkait distribusi BBM bersubsidi.

Namun, dari hasil pengecekan di lapangan, polisi belum menemukan adanya aktivitas yang mengarah pada praktik penimbunan maupun pengoplosan. Salah satu gudang yang sempat dicurigai pun dalam kondisi kosong.

“Di gudang yang sebelumnya diduga menjadi lokasi penyimpanan BBM, kami tidak menemukan adanya aktivitas. Kondisinya juga terlihat sudah lama tidak digunakan,” ujar Ksat reskrim Iptu Rosali dalam keterangannya mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus saputra pada Rabu (15/4/2026).

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan bahwa penyelidikan tidak akan berhenti sampai di situ. Satreskrim masih terus mengumpulkan bahan keterangan serta melakukan pemetaan terhadap potensi lokasi lain yang diduga terlibat dalam praktik penyalahgunaan BBM.

Iptu Rosali menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum, khususnya yang berkaitan dengan distribusi BBM bersubsidi seperti Pertalite, solar, hingga gas LPG.

“Setiap penyalahgunaan BBM bersubsidi sangat merugikan masyarakat luas. Oleh karena itu, kami akan terus melakukan penyelidikan secara menyeluruh,” tegasnya.

Baca juga:  KEJAKSAAN NEGERI PRINGSEWU LAKSANAKAN PENYERAHAN TERSANGKA DAN BARANG BUKTI (TAHAP 2) PERKARA KORUPSI PENYALURAN KUR DAN KUPEDES

Selain itu, kepolisian juga mengedepankan peran aktif masyarakat dalam membantu pengungkapan kasus ini. Polres Pringsewu membuka saluran pengaduan bagi warga yang mengetahui atau mencurigai adanya aktivitas ilegal terkait BBM.

Masyarakat dapat melaporkan melalui call center 110 atau langsung menghubungi layanan pengaduan Satreskrim Polres Pringsewu di nomor 0887-0641-3658.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor. Identitas pelapor akan kami jamin kerahasiaannya,” tambah Rosali.

Polisi juga mengingatkan para pelaku usaha maupun individu untuk tidak mencoba melakukan praktik ilegal tersebut, karena selain melanggar hukum, juga berpotensi menimbulkan bahaya seperti kebakaran hingga ledakan.

Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung dan aparat kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap informasi yang masuk dari masyarakat.

Baca juga:  Dana Desa Pekon Panutan Kecamatan Pagelaran Tahun 2024 Dianggap Terelesiasi 100%, Namun Sejumlah Kegiatan Dinilai Janggal!

Diberitakan sebelumnya, aparat kepolisian Polres Pringsewu menggerebek sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan dan pengoplosan BBM bersubsidi di Pekon Mataram, Kecamatan Gadingrejo. Dalam penggerebekan tersebut, polisi mengamankan seorang pria bernama Bambang Waluyo yang diduga sebagai pemilik gudang.

Selain itu, petugas juga menyita barang bukti berupa sekitar 5.665 liter BBM jenis solar dan Pertalite yang diduga merupakan hasil oplosan. Dari hasil penyelidikan, aktivitas bisnis ilegal tersebut diketahui telah berlangsung selama kurang lebih dua tahun dengan omzet yang ditaksir mencapai Rp 2,5 miliar.(*)

 

 

Sumber : Humas Polres Pringsewu 

Berita Terkait

Dua Kali Mangkir, Pria di Pringsewu Di Jemput Paksa Polisi Terkait Dugaan Penggelapan Truk
Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Beras Tahap II di Bumiarum
GRIB Jaya Pringsewu Dorong DPRD Periksa Anggaran Dinas Kesehatan, Eddi Rambo: Jangan Sampai Uang Rakyat Tak Jelas!
Takut Ditembak Polisi, Terduga Pelaku Pencurian dan Pencabulan Serahkan Diri
Wabup Pringsewu Buka Gerakan Penetrasi Pasar Di Gadingrejo
Sambut HUT RI ke-81, GRIB Jaya Pringsewu Bersama FOR-JIP dan LBH Ansor Gelar Donor Darah, Santunan dan Pentas Seni
Wabup Pringsewu Panen Raya Di Wonosari, Pemkab Terus Dukung Sektor Pertanian
Rp14,95 Miliar Disorot! GRIB Jaya Pringsewu Tantang Dinkes Buka Data: “Efisiensi Dimana? Surat Sudah Diterima, Kok Diam?”

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:57 WIB

Diduga Miliki Narkoba, Dua Pria Diamankan URC Polsek Labuhan Maringgai

Kamis, 3 September 2026 - 12:51 WIB

Ops Sikat Krakatau, Polresta Bandar Lampung Ungkap 33 Kasus dan Tangkap 34 Tersangka

Kamis, 3 September 2026 - 12:35 WIB

Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Beras Tahap II di Bumiarum

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Polda Lampung Bongkar Home Industry Pil Ekstasi di Natar, Lima Orang Diamankan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 12:21 WIB

Bobol Warung Warga Lewat Atap, Pelaku Diciduk Tim Gabungan Tekab 308 Polres Lamteng dan Polsek Seputih Banyak

Jumat, 28 Agustus 2026 - 03:10 WIB

GRIB Jaya Pringsewu Dorong DPRD Periksa Anggaran Dinas Kesehatan, Eddi Rambo: Jangan Sampai Uang Rakyat Tak Jelas!

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Polisi Ungkap Pembuang Jasad Bayi di Sungai Bandar Lampung, Ibu Kandung Ditangkap

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Takut Ditembak Polisi, Terduga Pelaku Pencurian dan Pencabulan Serahkan Diri

Berita Terbaru

Kota Bandar Lampung

Penyaluran Bantuan Beras Tahun 2026 Kepada Masyarakat Kota Bandar Lampung

Rabu, 9 Sep 2026 - 11:48 WIB