Puluhan Ribu Pil Obat Keras Berhasil Diamankan Sat Res Narkoba Polres Lampung Tengah

- Editorial Team

Senin, 24 Maret 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globalpewartasakti.com | Lampung Tengah (GPS)  – Polres Lampung Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah hukumnya.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Minggu ketiga bulan Maret 2025, Kapolres Lampung Tengah, Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit, S.H., S.I.K., M.M mengungkap keberhasilan Sat Res Narkoba terkait pengungkapan kasus peredaran obat-obatan berbahaya.

Kepada awak media, Kapolres menjelaskan bahwa Sat Res Narkoba Polres Lampung Tengah berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial AIF yang diduga sebagai bandar obat-obatan terlarang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tersangka ditangkap di kediamannya yang berlokasi di Kampung Bangun Rejo, Kecamatan Bangun Rejo, Kabupaten Lampung Tengah.

Baca juga:  Residivis Curanmor di Bandar Lampung Dibekuk Usai Curi Dua Motor dan Ponsel Milik Warga Langkapura

Dari hasil penggeledahan di rumah tersangka, Polisi berhasil menemukan barang bukti berupa:
• 1 bungkus kotak kardus paket berisi 1 botol plastik putih yang di dalamnya terdapat 1.000 butir pil tablet berlogo Y yang diduga merk Yarindo.
• 1 bungkus kotak kardus paket berisi 20 botol plastik putih dengan isi total 20.000 butir pil tablet berlogo Y yang diduga merk Yarindo.

Menurut Kapolres, penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada Selasa, 18 Maret 2025, sekitar pukul 13.00 WIB.

“Saat itu, tersangka tengah berada di dalam rumahnya ketika petugas melakukan penggerebekan,” kata Kapolres, Senin (24/3/25) siang.

Baca juga:  Melawan Saat Ditangkap, 2 Pelaku Curanmor Diberikan Tindakan Tegas Terukur

Setelah dilakukan penggeledahan, lanjutnya, ditemukan puluhan ribu obat keras berlogo Y yang diduga merupakan produk Yarindo.

Barang bukti tersebut ditemukan tergeletak di lantai rumah tersangka.

Kepada petugas, tersangka mengaku bahwa obat-obatan tersebut bukan miliknya, melainkan milik seseorang bernama IL yang kini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Tersangka mengaku hanya bertugas menjualkan barang tersebut sesuai perintah IL, yang saat ini masih kami lakukan pengejaran ,” imbuhnya.

Akibat perbuatannya, AIF dijerat dengan Pasal 435 atau Pasal 436 Ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Baca juga:  Aniaya Anak Dibawah Umur, 2 Pria Ditangkap Polisi

“Tersangka terancam hukuman penjara hingga 12 tahun,” ungkapnya.

Kapolres Lampung Tengah menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan tindakan tegas terhadap peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polres Lampung Tengah.

Masyarakat pun diimbau untuk berperan aktif dalam memberikan informasi kepada pihak Kepolisian guna membantu pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Lampung Tengah.

“Dengan pengungkapan kasus ini, diharapkan dapat menekan angka peredaran obat-obatan berbahaya serta memberikan efek jera kepada para pelaku penyalahgunaan narkoba di Lampung Tengah,” demikian pungkasnya.(*)

 

 

 

 

Sumber : Humas Polres Lampung Tengah

Berita Terkait

Kanit Reskrim Tegineneng berulah lagi !!! DPO Pemerasan Di jalinsun Berhasil Di bekuk
Pria di Pringsewu Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Keponakan Usia 5 Tahun
Satresnarkoba Polres Lampung Utara Tangkap Pengedar Sabu Asal Bandung
Tak Kuat Bertahan di Hutan, Buronan Pembunuhan Lapo Tuak Turun Gunung
Satres Narkoba Polres Lampung Utara Ungkap Kasus Narkotika, Amankan 16 Paket Sabu
Seorang Pemuda Dibekuk Polisi Diduga Lakukan Penipuan dan Penggelapan Motor Honda Beat di Baradatu
Manfaatkan Kepolosan Anak, Pelaku Penggelapan Motor Diamankan Tekab 308 Polsek Tegineneng
Sempat Syok hingga Pingsan, Korban Pencurian Sapi Terima Kembali Ternaknya

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 13:01 WIB

Dalam Perkara Korupsi APBPekon Sukoharjo III Barat TA 2023, Jaksa Tuntut 5 Tahun 6 Bulan Penjara. 

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:58 WIB

Uji Materi UU Paten, DPR Pastikan Regulasi Berpihak pada Inovasi dan Kesejahteraan Publik

Selasa, 27 Januari 2026 - 11:53 WIB

Mensesneg Sampaikan Pencabutan Izin 28 Perusahaan Implementasi dari Prabowonomics

Senin, 26 Januari 2026 - 12:20 WIB

Pelaku Pencurian Alat Pertanian di Tanjung Bintang Berhasil Diamankan Polisi

Senin, 26 Januari 2026 - 12:16 WIB

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Seorang ABH Diamankan PPA Satreskrim Polres Way Kanan

Senin, 26 Januari 2026 - 11:50 WIB

Leani Ratri Harap Regenerasi Atlet Para Bulutangkis Putri Indonesia Berjalan Baik

Senin, 26 Januari 2026 - 11:38 WIB

Komisi III DPR Evaluasi Polri, Soroti Pembenahan Kultur Aparat

Senin, 26 Januari 2026 - 11:34 WIB

Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri, Pastikan Program Strategis Nasional Berjalan Tepat Sasaran

Berita Terbaru