Globalpewartasakti.com | NASIONAL (GPS) – Transformasi digital kini telah menjadi fondasi utama dalam pembangunan ekonomi modern. Saking pentingnya hal itu, maka digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan kebijakan, melainkan telah berkembang menjadi infrastruktur strategis yang menentukan arah pertumbuhan ekonomi, peningkatan efisiensi layanan publik, serta perluasan akses masyarakat terhadap berbagai peluang ekonomi.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid usai memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI ke Bandar Lampung, Lampung, Sabtu (11/4/2026). Kunjungan ini dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dalam konteks Indonesia sebagai negara kepulauan, digitalisasi memiliki peran penting dalam menjembatani kesenjangan antarwilayah dan memperkuat integrasi ekonomi nasional,” ujar Politisi Fraksi Partai Golkar ini.
Ia menambahkan, Telkom Indonesia memiliki posisi yang sangat strategis sebagai BUMN yang berada di garda depan pembangunan ekosistem digital nasional. Dengan dukungan infrastruktur yang luas dan terintegrasi serta portofolio bisnis yang mencakup konektivitas hingga layanan digital, Telkom tidak hanya berperan sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai instrumen negara.
“Telkom harus memastikan bahwa transformasi digital berjalan secara inklusif dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
Namun demikian, Nurdin juga mengingatkan bahwa industri telekomunikasi saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari perubahan model bisnis akibat disrupsi teknologi, meningkatnya kebutuhan investasi infrastruktur digital, hingga kompetisi dari pelaku global.
“Kondisi ini menuntut Telkom untuk melakukan transformasi secara lebih adaptif dan berkelanjutan. Yang menjadi pertanyaan penting adalah sejauh mana transformasi tersebut mampu menghasilkan nilai tambah, tidak hanya bagi korporasi, tetapi juga bagi perekonomian daerah dan masyarakat luas,” jelasnya.
Melalui kunjungan kerja ini, Komisi VI DPR RI berupaya memperoleh gambaran yang komprehensif terkait kinerja korporasi Telkom, arah transformasi bisnis yang tengah dijalankan, serta kontribusinya dalam mendukung pengembangan ekosistem digital dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, Komisi VI juga ingin menggali lebih dalam berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, baik yang bersifat struktural maupun operasional, guna menjadi bahan dalam perumusan kebijakan yang lebih tepat sasaran ke depan.(*)
Sumber : PARLEMENTARIA







